0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Ketahui Gejala dan Penyebab Asam Lambung Naik

Penyakit asam lambung adalah penyakit yang ditandai dengan rasa nyeri dan terbakar dibagian dada, yang disebabkan oleh asam lambung yang naik hingga kekerongkongan. Penyakit ini juga biasa dikenal dengan gastroesophageal reflux disease (GERD).

Asam lambung naik atau penyakit asam lambung bisa dialami oleh orang dewasa atau anak-anak. Gejala penyakit pada lambung ini sering diduga sebagai serangan jantung atau penyakit jantung koroner, karena gejalanya yang hampir mirip dengan nyeri dada.

Asam lambung dapat disebabkan oleh beberapa faktor berikut:

  1. Kelebihan berat badan
  2. Terlalu banyak mengonsumsi makanan dengan kadar lemak yang tinggi
  3. Terlalu banyak pikiran atau Stres
  4. Alkohol dan minuman yang berkafein seperti kopi juga dapat memicu naiknya asam lambung

Keluhan dan gejala asam lambung dapat muncul ketika telah berlebihan produksinya di rongga lambung dan naik kerongkongan atau bahkan hingga ke rongga mulut. Hal ini ditandai dengan perasaan panas seperti terbakar di ulu hati dan dada serta nyeri pada tenggorokan. Mulut juga akan terasa asam ketika cairan asam lambung telah menyentuh rongga mulut. Keluhan sensasi seperti terbakar ini akan dialami selama beberapa jam dan bertambah buruk dengan posisi membungkuk, terbaring, atau pun setelah makan.

Selain dua gejala berupa sensasi terbakar dan asam di mulut, orang dewasa juga dapat mengalami gejala lainnya, antara lain:

  1. Perasaan terganjal pada belakang mulut atau pangkal kerongkongan terutama ketika saat menelan.
  2. Jumlah gas di dalam lambung terlampau banyak sehingga mudah merasa kenyang.
  3. Sakit tenggorokan khususnya saat proses menelan air atau makanan.
  4. Suara berubah menjadi sedikit serak (hal ini disebabkan oleh peradangan kronis pada tenggorokan dan mengenai pita suara).
  5. Peradangan kronis pada tenggorokan ini juga menyebabkan batuk kronis yang dirasakan lebih sering pada malam hari.
  6. Mudah merasakan mual dan muntah.
  7. Mulut sering berbau akibat kelebihan gas dari rongga lambung.
  8. Sesak nafas dimana sesak dirasakan menekan paru-paru dari area ulu hati.

Anak-anak dan bayi juga bisa merasakan keluhan dan gejala asam lambung naik. Hal ini diakibatkan oleh kekuatan sfingternya yang belum terlalu sempurna. Adapun beberapa kemungkinan gejala yang bisa muncul, antara lain:

  1. Gumoh setelah makan atau menyusui (gumoh ini sebenarnya normal pada bayi mengingat belum sempurnanya kekuatan sfingter tadi, akan tetapi akan menghilang seiring dengan pertambahan usia).
  2. Sendawa yang berlebihan sehabis meminum susu atau makan.

Pada bayi, asam lambung naik biasanya terjadi karena otot LES masih dalam proses pertumbuhan. Oleh sebab itu, penyakit ini dapat sembuh sendiri seiring pertumbuhan anak.

Meski begitu, gejala asam lambung naik pada bayi, seperti gumoh atau sendawa setelah menyusu atau makan, perlu diwaspadai jika tak kunjung menghilang setelah usia 1 tahun.

Link https://www.instagram.com/libonskincare/
Link https://www.facebook.com/LibonSkincareIndonesia
Link https://libon.co.id/
Link website : https://libon.co.id/shop/

Referensi  :

https://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_asam_lambung
https://www.alodokter.com/penyakit-asam-lambung/penyebab

Lanjut chat
Customer Care
Halo Dengan Mayang Di sini, apa yang dapat kami bantu?