0 items in your shopping cart

No products in the cart.

MENGATASI MASALAH SUN DAMAGE (kerusakan kulit akibat sinar matahari)

SUN DAMAGE
Paparan sinar matahari adalah penyebab nomor 1 masalah kulit terutama penuaan!

  • Sinar ultraviolet (UV) mengenai kulit tanpa perlindungan tabir surya menyebabkan perubahan DNA pada tingkat sel.
  • Konsekuensi jangka pendek kulit mengalami kemerahan akibat terbakar, konsekuensi jangka Panjang akan mempengaruhi tekstur dan warna kulit.
    Perubahan yang terjadi pada kulit
  • Matahari dapat mengeringkan kulit dan menguras kadar asam lemak esensial
  • Memperlambat regenerasi sel kulit, menyebabkan penumpukan sel-sel kulit mati mengakibatkan kulit kusam dan tersumbat
  • Menghancurkan kolagen dan elastin menyebabkan tanda-tanda penuaan dini
  • Menyebabkan tanda pigmentasi atau bintik coklat dipermukaan kulit
    Penyebab
  • Sinar UVA atau sinar ultraviolet A (gelombang panjang) menyebabkan kerusakan DNA, berdampak masalah aging atau penuaan.
  • Sinar UVB atau sinar ultraviolet B (gelombang pendek) hanya mampu mencapai lapisan luar kulit (epidermis) penyebab sun burn.

Kondisi yang terjadi akibat ‘sun damage’

  1. Sun Burn
    Sun burn merupakan keadaan saat kulit terkena sengatan sinar matahari. Ketika kulit terpapar sinar matahari untuk jangka waktu tertentu, efek terhadap kulit akan terbakar, memerah dan teriritasi. Kondisi sunburn mulai ringan sampai berat, saat terjadi secara berulang dapat meningkatkan resiko terkena kerusakan kulit seperti kanker kulit.

Penyebab dan ciri-ciri sun burn
a) Sunburn terjadi saat terlalu lama dibawah sinar matahari. Biasanya, diperlukan waktu sekitar 20-30 menit lebih hingga muncul gejala kulit terbakar.
b) Ketika kulit terkena radiasi ini, melanin akan keluar sebagai pelindung agar tidak terjadi kerusakan kulit. Sehingga kulit akan menjadi lebih gelap.
c) Perlahan kulit akan mulai bergenerasi dan mengalami pengelupasan, membuat warna kulit terlihat tampak memerah hingga kehitaman.
d) Gejala sun burn kulit akan mengalami kemerahan, mengelupas, terkadang terasa sakit dan membengkak (kondisi ini dapat menjadi masalah serius).
Bagaimana cara mengatasi nya?

  • Gunakan air yang sejuk untuk mengompres kulit
  • Gunakan krim atau gel yang mengandung bahan menenangkan seperti aloe vera.
  • Dapat menggunakan obat minum / krim Pereda nyeri yang telah diresepkan
  • Jangan memencet kulit yang melepuh dan lindungi dengan tabir surya.
  1. Flek hitam/sun spot
    Sun spot atau bintik matahari adalah jenis hiperpigmentasi berupa bintik coklat yang terbentuk dipermukaan kulit akibat paparan sinar matahari. Jenis bintik ini cenderung muncul diarea tubuh yang mendapatkan sinar matahari paling banyak termasuk bahu, tangan dan punggung. Sun spot ini umumnya area kulit berpigmen yang tidak berbahaya.

Penyebab dan ciri-ciri
a) Setelah terkena sinar matahari secara berlebih, kulit akan mengalami peningkatan produksi melanin, pigmen yang memberi warna kulit.
b) Proses ini juga merupakan upaya tubuh dalam melindungi diri dari dampak sinar UV/UB, yaitu dengan meningkatkan produksi melanin.
c) Seiring waktu, beberapa area kulit mengalami gumpalan melanin sehingga menimbulkan bintik matahari / sun spot.
d) Sun spot ini memiliki warna gelap yang cenderung lebih muda dibandingkan dark spot, berupa bintik berukuran kecil dan tidak timbul.
Bagaimana cara mengatasinya?

  • Menggunakan ekspoliasi AHA/BHA untuk mengangkat lapisan yang berpigmen
  • Menggunakan produk brightening pada serum/cream yang bekerja memperlambat produksi melanin, seperti : Azelaic Acid, Alpha Arbutin, Kojic Acid, Niacinamide dan Vitamin C.
  1. Keriput
    Keriput adalah lipatan, garis, atau kerutan yang muncul pada kulit. Kondisi ini merupakan tanda utama dari proses penuaan. Keriput umumnya muncul pada bagian kulit yang sering terpapar sinar matahari seperti wajah, leher, lengan bahkan tangan. Dapat terjadi lebih awal di usia muda jika kulit tidak diberikan perlindungan.

Penyebab dan ciri-ciri
a) Paparan radiasi sinar ultraviolet (UV) pada kulit dalam jangka Panjang, bisa mempercepat proses penuaan kulit.
b) Paparan sinar UV dapat memecah jaringan konektif kulit seperti serat kolagen dan elastin yang terletak dilapisan kulit dalam dermis
c) Sinar UV dapat merusak bagian jaringan ikat bawah dari kulit, tanpa adanya jaringan ikat yang mendukung kulit akan kehilangan fleksibilitas
d) Hasilnya kulit akan menjadi tidak kencang, mengendur dan keriput sebelum waktunya akibat elastisitas menurun
Bagaimana cara mengatasinya?

  • Menggunakan produk ekspoliasi AHA yang bekerja dipermukaan kulit untuk meningkatkan proses regenerasi sel kulit dan memperbaiki kerusakannya
  • Menggunakan produk anti aging yang dapat meningkatkan produksi kolagen seperti: retinol, peptides, vitamin C
  1. Kulit bertekstur
    Kulit bertekstur merupakan keadaan dari kulit yang terlihat memiliki tekstur yang kasar akibat adanya kerusakan dipermukaan. Idealnya, kulit yang sehat memiliki tekstur kulit halus, lembut, dan kenyal. Namun, walaupun tidak memiliki masalah kulit kebanyakan orang, ternyata memiliki tampilan tekstur kulit yang tidak rata dan bertekstur.

Penyebab dan ciri-ciri
a) Paparan sinar matahari berlebih dapat memperlambat laju pembaruan sel kulit, menyebabkan penumpukan sel-sel kulit mati
b) Penumpukan sel-sel kulit mati dipermukaan ini membuat tekstur kulit wajah menjadi tidak rata, kering dan terasa kasar.
c) Paparan sinar matahari bisa menjadi penyebab kulit wajah menjadi kering dan kasar akibat kelembapan yang hilang oleh radikal bebas
d) Hasilnya saat di raba permukaan kulit akan terasa kasar dan kering. Dapat berupa bintik-bintik kecil yang menyebar diseluruh permukaan.
Bagaimana cara mengatasinya?

  • Gunakan produk eksfoliasi AHA BHA yang akan meningkatkan regenerasi sel kulit untuk mencegah terjadinya penumpukan sel kulit mati
  • Mulai untuk meningkatkan kelembaban dan hidrasi kulit (moisturier)
  • Dapat menambahkan face oil untuk menjaga kelembutan dan elastisitas
Lanjut chat
Customer Care
Halo Dengan Mayang Di sini, apa yang dapat kami bantu?